Cara cerdas milenial dalam pengelolaan keuangan

IMG

Halo net, kali ini admin akan membahas tentang menjadi milenial cerdas dalam pengelolaan keuangan. Keuangan menjadi salah satu pondasi yang penting di dalam kehidupan terutama untuk masa depan yang akan datang. Pengelolaan keuangan yang tepat tentunya akan berdampak baikuntuk kehidupan kita di masa yang akan datang. Namun, sayangnya generasi milenials yang cenderung lebih suka menikmati hidup untuk saat ini saja. Kebanyakan kurang begitu memahami tentang mempersiapkan keuangan guna masa depan yang lebih baik.

Padahal seiring dengan berjalannya waktu akan ada banyak hal yang perlu diwujudkan. Sehingga penting bagi kaum mudah saat ini untuk memperlajari pengaturan finansial yang tepat. Generasi milenial lahir di zaman dengan akses yang mudah kelembaga keuangan. Millenial adalah generasi pertama yang tumbuh dengan komputer dan internet, akan lebih mudah bagi millenial untuk mempelajari sektor keuangan dengan cepat dan menerapkannya ke dalam kehidupan. Untuk berinvestasi, millenial cukup mengakses segala hal yang dibutuhkannya melalui internet di gadget mereka.

Gaya hidup yang dinamis ditambah minimnya pengetahuan pengelolaan keuangan membuat mereka millenial merasa sulit untuk mengatur keuangan. Sebagian millenial juga masih sulit mengatur keuangannya sesuai skala prioritas. Lalu, bagaimana cara cerdas bagi millenial untuk mengelola keuangan dengan tepat? Yang pertama keberhasilan mengelola keuangan ditentukan oleh kedisiplinan untuk menjaga konsistensi gaya hidup hemat dan cerdas. Hidup hemat berbeda dengan pelit. Hidup hemat adalah mampu untuk mengutamakan kebutuhan di atas keinginan serta mengatur pemenuhan kebutuhan dengan hal-hal berkualitas secara efisien. Jadi, gaya hidup hemat bukan berarti menekan pengeluaran sehingga tidak memperhatikan kualitas, tetapi mengatur pengeluaran sesuai kebutuhan dan seimbang dengan penghasilan.

Kedua, usahakan supaya tidak memiliki hutang. Hindari hal-hal konsumtif dengan memeriksa kondisi keuangan kita. Jangan karena keinginan untuk tampil kerena membuat kita berhutang. Bila ingin keuangan terkontrol tiap bulannya, bisa menggunakan aplikasi pengelolaan keuangan. Yang terakhir, membuat perencanaan keuangan dengan skala prioritas. Triknya kalian bisa menerapkan rumus 40-30-20-10 dalam rencana keuangan. 40% adalah anggaran untuk keperluan sehari-hari, 30% untuk kebutuhan utang, 20% untuk investasi dan tabungan, serta 10% untuk keperluan sosial. Yang paling utama, meskipun rencana keuangan sudah sempurna, kita tetap tidak boleh melupakan dana darurat untuk hal-hal yang tidak terduga tersebut.